Tari Lawati adalah representasi diplomasi budaya Kesultanan Buton dalam menyambut kedatangan tamu agung.
Tabur Bunga Penghormatan
Tarian ini dibawakan oleh gadis-gadis remaja yang menebarkan bunga sebagai simbol penolakan bala dan ucapan selamat datang. Dengan gerak yang sangat halus dan terukur, Tari Lawati menyampaikan pesan damai dan keterbukaan hati masyarakat Buton terhadap dunia luar.