Haroa Maludu merupakan manifestasi rasa syukur masyarakat Buton terhadap Nabi Muhammad SAW yang dibungkus dalam kearifan lokal kenduri adat.
Tradisi Maulid & Doa Bersama
Dilaksanakan saat momentum Maulid Nabi, Haroa Maludu berfungsi sebagai doa bersama memohon keselamatan negeri dan mengirim doa bagi para leluhur. Inti ritual adalah pembacaan doa Islam yang dipandu tokoh agama.
Sajian Talam Tradisional
Ciri khas ritual ini adalah penyajian makanan tradisional di atas Talam (nampan besar). Setiap makanan melambangkan kemakmuran dan kerukunan antar warga yang diwariskan turun-temurun.
"Haroa Maludu adalah jembatan spiritual antara ketaatan religius dan pelestarian tradisi leluhur."