Piago (atau Piagoa) bertindak sebagai mekanisme pertahanan spiritual kolektif masyarakat Buton dalam menghadapi ancaman luar biasa.
Benteng Terhadap Wabah
Ritual ini dilaksanakan secara khusus saat komunitas terancam oleh wabah penyakit menular atau potensi musibah besar lainnya. Melalui Piago, para pemangku adat memimpin rapalan doa penolak bala dan ritual purifikasi lingkungan, memohon perlindungan Ilahi agar malapetaka tersebut dijauhkan dari wilayah mereka.
Kewaspadaan Sosial
Eksistensi Piago mencerminkan kearifan lokal dalam menangani krisis kesehatan dan bencana melalui penguatan batin kolektif, menciptakan ketenangan dan solidaritas di tengah situasi yang genting.