Pandeno Ka’ana merepresentasikan intelektualitas keteknikan masyarakat Buton dalam menciptakan struktur bangunan yang adaptif dan estetis.
Inovasi Konstruksi Tradisional
Pengetahuan ini mencakup teknik sambungan kayu (tenon and mortise) yang memungkinkan bangunan berdiri kokoh tanpa paku logam. Selain itu, Pandeno Ka’ana mengatur sistem proporsi bangunan yang selaras dengan skala manusia, menciptakan harmoni antara fungsi ruang dan keindahan visual bangunan tradisional Buton.