La Karambau, atau Sultan Himayatuddin Muhammad Saidi (1752-1763), adalah figur pahlawan yang menjadi simbol perlawanan tanpa kompromi terhadap kolonialisme di Kesultanan Buton.
Oputa Yi Koo: Pahlawan Gerilya
Ia dijuluki Oputa Yi Koo yang berarti "Raja yang berada di hutan". Alih-alih tunduk pada tekanan Belanda di istana, ia memilih turun takhta dan memimpin rakyatnya melakukan perang gerilya dari hutan-hutan di daratan Buton selama bertahun-tahun.
Kegigihan Perjuangan
Perjuangan La Karambau mencerminkan prinsip "Martabat Tujuh" yang menjunjung tinggi kedaulatan. Keteguhannya dalam bergerilya membuktikan bahwa kekuatan fisik penjajah tidak mampu memadamkan semangat kemerdekaan masyarakat Buton.