Kabhanti merupakan pilar penting dalam khazanah sastra masyarakat Buton. Tradisi ini menggabungkan keindahan bahasa, kedalaman makna, dan melodi yang khas, menjadikannya warisan budaya yang tak ternilai.
Sastra Lisan & Tulisan
Kabhanti hadir dalam dua wujud utama: lisan (sebagai nyanyian) dan tulisan (sebagai syair). Fleksibilitas ini memungkinkan Kabhanti untuk tetap relevan melintasi zaman, baik sebagai hiburan dalam perhelatan adat maupun sebagai catatan sejarah dan ajaran yang dibukukan.
Fungsi Sosial
Digunakan sebagai media komunikasi antar warga, ungkapan perasaan muda-mudi, hingga sarana diplomasi budaya melalui bait-bait pantun yang spontan.
Media Dakwah
Menjadi sarana penyebaran ajaran Islam dan sufisme di wilayah Kesultanan Buton melalui bait-bait yang sarat makna spiritual.