Cucurangiano Tei adalah ritus purifikasi maritim yang menyatukan doa keselamatan dengan rasa syukur atas keberlimpahan Samudera Buton.
Ritus Penolak Bala Pesisir
Dilaksanakan di laut oleh masyarakat pesisir, ritual ini bertujuan sebagai tameng spiritual dari bencana maritim dan marabahaya saat melaut. Prosesi melibatkan pelepasan berbagai perlengkapan adat dan sajian ke tengah perairan, diiringi rapalan doa memohon perlindungan Tuhan agar setiap nelayan dan pelayar diberikan keselamatan kembali ke daratan.
Ungkapan Syukur Hasil Laut
Selain penolak bala, Cucurangiano Tei adalah momentum kolektif untuk berterima kasih atas hasil laut yang menjadi tumpuan hidup. Ritual ini memperkuat ikatan spiritual antara manusia dengan lautan yang dianggap sebagai sumber kehidupan yang tak terbatas.