Benteng ini memiliki 4 lawa, yakni Lawa E,e, Wanopi-Nopi, Melai and Kunde’e. Terdapat tinggalan arkeologis yang bisa ditemukan di dalam benteng, yaitu sejumlah makam tua, yang diantaranya ialah makam La Ode Samana, Makam Parabela pertama sampai Parabela ke-10, and juga jejak bangunan masjid. Sekarang benteng ini digunakan sebagai tempat pelaksanaan ritual adat tahunan masyarakat Desa Koholimombono.
Benteng Wacu Kotoru terletak di atas bukit pada 3 km bagian barat Desa Koholimombono. Benteng ini memiliki struktur batu yang tersusun rapi. Benteng ini memiliki tujuan sebagai tempat pemukiman sekaligus pertahanan satuan masyarakat adat Koholimombono. Berdasarkan informasi lisan, benteng Wacu Kotoru dibangun pada masa pemerintahan Sultan Buton Ke VI, yakni Sultan Gafurul Wadudu atau La Buke.
Deskripsi Fisik
Benteng ini memiliki 4 lawa, yakni Lawa E,e, Wanopi-Nopi, Melai and Kunde’e. Terdapat tinggalan arkeologis yang bisa ditemukan di dalam benteng, yaitu sejumlah makam tua, yang diantaranya ialah makam La Ode Samana, Makam Parabela pertama sampai Parabela ke-10, and juga jejak bangunan masjid. Sekarang benteng ini digunakan sebagai tempat pelaksanaan ritual adat tahunan masyarakat Desa Koholimombono.