Benteng ini merupakan benteng kedua yang dimiliki oleh satuan masyarakat adat Wabula setelah Benteng Koncu. Benteng ini terletak di atas bukit sejauh 4 kilometer dari perkampungan warga. Benteng Liwu Wabula terbuat dari struktur batu alam, yakni jenis batu yang diperoleh dari lingkungan sekitar. Benteng ini memiliki 4 lawa, yakni Lakedo/Lawa E’e, Amagasa, Wolio and Barangka. Benteng ini memiliki dua bastion/baluara ang berfungsi sebagai pos penjagaan.
Terdapat tinggalan Arkeologis yang ditemukan di dalam benteng, yakni sejumlah makam tua, termasuk makam Kumaha (pemimpin satuan masyarakat adat Wabula saat itu), jejak bangunan masjid, jejak bangunan baruga and jejak bangunan warga.